salam

instagram : @i_d_h_o

Wednesday, April 17, 2013

Thursday, April 4, 2013

sebuah Kabar (dengan bahasa yang berbeda)


tak sedikit yang tersisa. andai kata ruang-ruang mampu memilih. permintaan dan harapanmu mampu terpenuhi, ku undurkan catatan ku sejengkal, ku sisikan ruang kosong untuk engkau goreskan. kabar dari para angin di puncak para raja terbungkus suci bagai angin lembab terbungkus kabut putih, bertiup. berjalan dengan arak-arakan kabar. ini katanya. kamu pun begitu. matahari saja tak cemburu. untuk apa aku bongkar kotak harap ini. hari itu tak sendiri. ada aliran air dari 'katanya telaga bidadari' sana. aku paham mengapa semua mulai pantas. mereka yang tak paham mulai menggerutu, sakit kah? kau rasakan saja sendiri. ini kabar dari para angin. bertiup dari puncak para raja. memberi salam bagi mereka yang menghargai. salam sejahtera katanya. ku beri engkau sedikit. namun bagiku sudah cukup.. cukup merasakan kabarnya dari puncak para raja...!!

Friday, February 8, 2013

jangan pernah tersinggung ketika aku menuliskan ini dengan tersenyum. (Bagiku tanpa judul)


Entah kau salahkan mata, entah kau salahkan telinga, di bangku yang beralaskan serbuk bunga-bunga surga yang engkau duduki tanpa sadar. Dia tak akan tumbuh. Di depan meja tanpa sudut kau jatuhkan tanganmu tanpa tahu meja itu terbungkus warna-warna indah yang dibawa malaikat. Kau tumpahkan pula sisa susu yang kau minum malam ini. Ini bukan pertama kali bagimu, bukan yang pertama kali engkau tak sadar tempatmu.  

Bergumam kau dalam lamunmu, mengapa tak berteriak sekalian saja??
walau engkau mungkin berteriak sekali pun mungkin engkau tak mampu mendengar suaramu sendiri.
entah menyalahkan siapa??

Saturday, February 2, 2013

sebuah pendahuluan dari buku Dimensi Spiritual Dalam Psikologi



Bagi sufi, pikiran adalah suatu dunia tersendiri: suatu istana pantulan cermin secara mutual, yang di dalamnya imaginasi muncul secara kreatif dari pikiran ilahian—atau kadang-kadang mengalir tanpa arah. Mebentukkan alam kreatif, di mana segala sesuatu yang berpikir memiliki keberadaan mempunyai hukum-hukumnya sendiri, berkebalikan dari alam raya fisik. Di sini memori-memori terikat kuat dengan memori-memori, bergerak keluar dari tepi-waktu mereka ke dalam keadaan tanpa-waktu. Disini penemuan-penemuan mencapai utilitas mereka dan gagasan-gagasan bertautan dan perkawinan silang, mengukuhkan diri mereka menjadi tak dikenal (anonymous).